Kemudian, pada siang harinya sekira pukul 13.30 Wita, jajaran Disdikbud Kaltim menggelar acara terbatas berupa pembagian paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada para murid, orang tua murid, petugas kebersihan hingga Satpam yang terdampak Covid-19.
Secara simbolis, penyerahan paket sembako dilakukan oleh Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi didampingi Kepala Disdikbud Anwar Sanusi beserta jajarannya. Acara berlangsung sangat singkat, tak lebih dari 10 menit. Hal ini juga menyesuaikan protokoler kesehatan untuk tidak berkumpul dalam satu tempat dengan durasi lama.
Pada kesempatan itu, Hadi Mulyadi mengaku salut dan bangga karena pada Hardiknas, Disdikbud Kaltim mampu berbuat dan berbagi kepada sesama khususnya bagi mereka yang terdampak Covid-19.
Dia berharap, apa yang dilakukan Disdikbud menjadi contoh bagi instansi lainnya untuk melakukan hal serupa untuk membantu sesama yang kekurangan.“Saya juga berharap, masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah khususnya melalui OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dalam menghadapi Covid-19,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kaltim Anwar Sanusi pada kesempatan yang sama mengatakan, pihaknya membagikan uang santunan kepada 200 anak yatim atau siswa kurang mampu masing-masing Rp200 ribu per anak. Selain itu, pihaknya juga membagikan bahan pangan berupa beras sebanyak 1.780 ton kepada 357 warga yang terdampak covid-19, hingga paket berbuka puasa untuk 300 orang.
“Untuk pembagian beras ini kami yang keliling membagikan ke masyarakat yang terdampak, karena kami tidak ingin mengumpulkan massa disatu tempat. Rutenya dimana saja, ya rahasia,” ujar Anwar bercanda.
Penulis: Maruly
Editor: Desman Minang