Indikator pengukur kualitasnya pada akreditasi, baik dari aspek administrasi maupun lulusannya. Persoalannya kini, lanjut dia, ada mindset di dunia kerja lebih memilih kalangan sarjana PTN untuk direkrut.
Menurutnya, jika sarjana PTN dan PTS diadu dalam atmosfir dan tekanan yang sama, belum tentu sarjana PTS kalah bersaing dari PTN.
"Nah yang kita mau ciptakan di Unikarta seperti itu, dia harus bangga dulu sebagai alumni perguruan tinggi dan dia harus tunjukan bahwa dia mampu bersaing dengan alumni manapun," ujarnya kepada Korankaltim.com belum lama ini.
"Karena mohon maaf, tak sedikit juga alumni PTN tidak bisa apa-apa, walaupun dilahirkan dari akreditasi A atau B, enggak sedikit," imbuhnya.
Dalam upaya pengembangan karakter mahasiswa Unikarta , Ince selalu menekankan agar mahasiswa tidak hanya digembleng dalam aspek akademis saja.
Melainkan diiringi dengan jiwa kepemimpinan, kemampuan berkorespondensi dengan pihak lain juga nilai ketakwaan sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan kerjanya.
Oleh karena itu, paparnya, user maupun masyarakat jangan menganggap remeh PTS.
"Tapi dilihat alumni yang luluskan, bisa tidak dia beradaptasi dengan pihak tertentu dan lingkungan kerjanya," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi