Dari hasil penyisihan panitia, Samarinda berhasil membawa 2 grup terbaiknya menuju final yaitu band Eufonia dari SMKN 20 Samarinda dan Diva Dance dari SMKN 1 Samarinda. Khusus Samarinda, merupakan salah satu dari 5 kota yang baru saja bergabung diajang yang telah digelar sejak 2016 ini selain Makassar, Jogjakarta, Surabaya dan Bandung.
“Suatu kebanggaan bahwa event ini diikuti juga oleh perwakilan Samarinda. Apalagi berhasil menembus babak final,” ungkap Yustina Amelis, Branch manager Teh Pucuk Harum.
Sebelum perform di babak final, semua kontestan finalis akan diberikan workshop kreatif yang melibatkan SAE Indonesia. Tujuannya, agar penampilan nanti bisa lebih matang, skill lebih terasah, dan elemn penunjang live performancenya, lebih apik. “Kemampuan kreatif mereka diarahkan untuk bisa lebih terasah. Itulah tujuan utama workshop pra final nanti,” paparnya.
Selain berhadiah total ratusan juta rupiah, trophy dan bea siswa kreatif, ajang kompetisi ini juga memberikan kesempatan jawaranya untuk merasakan performance professional dengan membawakan lagu yang diciptakan oeh Iga Massardi dari Baraswara. “Juga aka nada video clip esklusif penampilan pemanang membawakan lagu itu yang akan kita luncurkan di online,” tambahnya. (*)
Penulis: Adhy Abdhian
Editor: Aspian Nur