Kanit Reskrim Polsek Kembang Janggut Aiptu Erly Mahroni mengonfirmasi, terduga pelaku diduga kuat telah melarikan diri sebelum polisi sempat melakukan penjemputan. Hilangnya pria ini pun semakin memperkuat kecurigaan warga terkait kebenaran kasus tersebut.
Erly mengaku untuk melakukan penangkapan terduga pelaku memiliki tantangan tersendiri. "Terduga pelaku menghilang setelah informasi ini ramai. Kami sedang melakukan pelacakan posisi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempersempit ruang geraknya," jelas Erly kepada Korankaltim.com Kamis (7/5/2026).
Selain itu pihak kepolisian mencatat adanya rentang waktu yang cukup lama antara kejadian sejak Desember 2025 dengan pelaporan resmi April 2026. Hal ini diduga dimanfaatkan pelaku untuk mempersiapkan diri dan meninggalkan wilayah Kecamatan Kembang Janggut.
Menurut pantauan warga setempat, kediaman terduga pelaku kini dalam kondisi tertutup rapat. Aktivitas yang biasanya ramai kini telah berhenti total. Warga sekitar mengaku tidak melihat keberadaan pelaku sejak informasi tersebut mendadak viral di media sosial.
"Statusnya saat ini masih terduga, tapi tindakan melarikan diri ini jelas menjadi catatan dalam proses penyelidikan kami, melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku," paparnya.
Erly meminta kerja sama masyarakat jika melihat sosok yang mencurigakan atau mengetahui persembunyian pelaku agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.
"Kami akan terus lakukan pantauan dilokasi tersebut dan mengumpulkan para saksi-saksi untuk dimintai keterangan," tutup Erly.
Editor: Aspian Nur