Penemuan itu bermula saat seorang pekerja kebun bernama Pian tengah membersihkan lahan sekitar pukul 09.40 WITA. Disela aktivitasnya Pian melihat sebuah kantong plastik hitam yang mencurigakan tergeletak di area kebun.
Merasa ada yang janggal, Pian mendekati bungkusan tersebut dan sempat ragu untuk membukanya sendiri sehingga memanggil temannya untuk memastikan isi di dalam plastik tersebut. “Saya lihat plastik hitam di semak-semak waktu dibuka sedikit terlihat ada toples di dalamnya. Saya jadi curiga dan panggil teman untuk bantu cek,” ungkap Pian.
Setelah dibuka sepenuhnya, keduanya terkejut karena di dalam toples itu terdapat potongan jari manusia. Temuan tersebut kemudian langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Petugas dari Polresta Samarinda yang menerima laporan segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Area sekitar pun dipasangi garis polisi guna mengamankan lokasi.
Pamapta 1 Polresta Samarinda Ipda Mat Bahri mengakui temuan tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat tiga potongan jari di dalam toples. “Dari hasil pengecekan sementara, ada tiga potongan jari, yakni jari telunjuk, tengah, dan manis. Kondisinya masih utuh, namun diperkirakan sudah beberapa waktu,” papar Pian.
Barang bukti telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi di rumah sakit. “Untuk saat ini, kami masih melakukan penyelidikan terkait asal-usul potongan jari tersebut dan kemungkinan adanya tindak pidana,” tegasnya.
Sampai saat ini aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri kemungkinan adanya kasus kriminal yang melatarbelakangi temuan tersebut. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan,” tutup Pian.
Editor: Aspian Nur