Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantongi data sebaran kasus kriminal yang terjadi selama operasi berlangsung. Dari analisis tersebut, terlihat adanya kecenderungan peningkatan kasus di beberapa kecamatan tertentu.
"Dari hasil operasi pekat 2026 kemarin, kami sudah mengidentifikasi pola kerawanan di sejumlah wilayah. Ini menjadi dasar kami dalam menentukan langkah pengamanan menjelang Idulfitri,” ujarnya, Kamis (19/3/2026)
Dalam data yang dihimpun, Kecamatan Samarinda Ulu tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni sebanyak sembilan kejadian. Angka tersebut menjadikan kawasan tersebut sebagai fokus utama perhatian aparat kepolisian.
Sementara itu, Kecamatan Sungai Kunjang dan Samarinda Utara berada di posisi berikutnya dengan masing-masing tujuh kasus. Adapun beberapa kecamatan lain seperti Samarinda Seberang, Samarinda Ilir, Sungai Pinang, Samarinda Kota, serta Loa Janan Ilir mencatat angka yang relatif lebih rendah, masing-masing empat kasus.
Di sisi lain, Kecamatan Sambutan mencatat tiga kasus, sedangkan Palaran menjadi wilayah dengan jumlah kejadian paling sedikit, yakni dua kasus.
Hendri menegaskan pemetaan ini sangat penting sebagai acuan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menyebut wilayah dengan angka tinggi akan menjadi prioritas dalam pengawasan.
“Kecamatan dengan angka kasus tinggi seperti Samarinda Ulu, Sungai Kunjang, dan Samarinda Utara akan menjadi prioritas pengamanan kami,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Polresta Samarinda akan mengintensifkan patroli serta memperkuat langkah pencegahan melalui pendekatan kepada masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.
“Kami akan memperbanyak patroli dan mengedepankan langkah preventif serta preemtif agar potensi kejahatan bisa ditekan,” tegasnya.
Meski fokus pengamanan difokuskan pada daerah tertentu, Hendri memastikan seluruh wilayah tetap mendapatkan perhatian yang sama. Ia berharap, situasi keamanan di Kota Samarinda tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang.
“Pengamanan tetap dilakukan secara menyeluruh. Harapannya masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.
Editor: Erwin