Ketegangan yang terjadi di wilayah Teheran hingga Beirut bukan sekadar konsumsi berita di layar televisi. Dampaknya sangat nyata dan dapat dirasakan langsung hingga ke daerah, terutama terkait fluktuasi harga minyak dunia dan potensi inflasi yang dapat mengganggu daya beli warga Kukar di tengah persiapan lebaran.
"Situasi global sedang tidak baik-baik saja. Gejolak harga minyak dunia perlu kita waspadai. Saya minta stok Bapokting (Bahan Pokok Penting) dan BBM di Kukar dipantau ketat," tegas Khairul pada Jumat (13/3/2026).
Seluruh personel diinstruksikan untuk memastikan jalur distribusi kebutuhan pokok tetap lancar demi mencegah terjadinya kelangkaan. Ia juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan berlebihan yang merugikan.
Langkah antisipasi yang akan dilakukan untuk menjaga stabilitas daerah yakni, melakukan sidak berkala ke pasar induk dan gudang distributor untuk memastikan tidak ada penimbunan stok Bapokting.
Menempatkan personel untuk memantau distribusi BBM guna mencegah antrean panjang serta praktik spekulasi yang memicu kelangkaan.
Bersinergi dengan Dinas Perdagangan (Disperindag) Kukar untuk menggelar Operasi Pasar Murah jika terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Kemudian memastikan jalur distribusi barang dari pelabuhan atau daerah penyangga masuk ke Kukar tanpa hambatan pungli atau gangguan keamanan.
Selanjutnya, menyosialisasi warga agar belanja dengan bijak sesuai kebutuhan guna menghindari fenomena panic buying.
"Kami sudah intruksikan kepada personel untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat agar belanja dengan bijak dan memastikan distribusi lancar, jangan sampai ada panic buying," tegas Khairul.
Editor: Aspian Nur