Hendri menjelaskan, rakor tersebut masih bersifat satu arah dengan mendengarkan arahan dari pusat terkait rencana dan tindak lanjut pengamanan Lebaran. Untuk itu, pihaknya akan menggelar rakor eksternal di tingkat Kota Samarinda dalam waktu dekat.
“Nanti secara lebih spesifik akan kita adakan rakor eksternal tingkat Kota Samarinda. Karena tadi sifatnya masih satu arah, kita mendengarkan arahan dari pusat terkait langkah-langkah pengamanan Hari Raya 2026,” ujarnya.
Rakor tersebut rencananya digelar di Mapolresta Samarinda dengan mengundang unsur Forkopimda, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, Pemadam Kebakaran, Pertamina, serta instansi terkait lainnya.
“Kita akan bahas bersama langkah-langkah yang perlu diantisipasi, termasuk stabilitas dan distribusi bahan pokok,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik dan lalu lintas, tetapi juga pada kesiapan Satgas Pangan untuk menjaga ketersediaan serta harga sembako. Pos pelayanan juga akan didirikan di sejumlah titik untuk memantau situasi selama Lebaran.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyatakan rakor tersebut menjadi bagian dari upaya menyeluruh menjaga kondusivitas daerah.
“Harapannya semua kegiatan berjalan lancar, aman, dan harga-harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Erwin