Korban, Warsito (71), meninggal dunia setelah tertabrak saat hendak menyeberang jalan menuju masjid untuk mengumandangkan azan Subuh, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.42 Wita. Peristiwa terjadi saat arus lalu lintas masih sepi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban pertama kali tertabrak sepeda motor milik seorang pedagang ikan. Benturan membuatnya terjatuh dan tergeletak di badan jalan. Tak lama berselang, korban diduga kembali terlindas sepeda motor lain dan sebuah mobil pikap putih yang melintas.
Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, mengatakan penyelidikan kini difokuskan untuk mengidentifikasi dua kendaraan terakhir tersebut.
“Kami masih melakukan pencarian terhadap pikap putih dan satu sepeda motor yang diduga terlibat. Data yang ada masih terbatas dan terus kami dalami,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Ia menegaskan, pihaknya akan menelusuri seluruh pihak yang terlibat, termasuk kemungkinan unsur tabrak lari apabila terbukti meninggalkan korban tanpa pertolongan.
“Jika ada yang mengetahui kejadian itu namun tidak berhenti membantu, tentu ada konsekuensi hukum. Kami pastikan proses ini berjalan sampai tuntas,” tegasnya.
Sementara itu, pengendara pertama telah menyerahkan diri dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Unit Laka Lantas Polresta Samarinda. Polisi juga mengimbau pihak lain yang merasa terlibat agar bersikap kooperatif sebelum langkah hukum lanjutan diambil.
Editor: Erwin