Jasadnya ditemukan dalam kondisi telah membusuk di kamar mandi rumah dinas sekolah yang berada di Jalan Bung Tomo, RT 7, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang.
Kecurigaan bermula setelah lansia yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan di sekolah tersebut tidak menjalankan rutinitas hariannya. Seorang saksi mata menyebutkan, almarhumah dikenal rajin membersihkan lingkungan sekolah, terutama pada akhir pekan.
“Biasanya beliau itu kalau hari Minggu ada nyapu. Pagi ke gereja, sore nyapu lagi. Tapi kemarin Minggu sama sekali tidak kelihatan,” ujar Sisi.
Lansia berusia sekitar 60 tahun itu disebut sempat mengeluhkan sakit pada Jumat sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Hari Jumat itu beliau bilang sakit. Terus pihak sekolah minta supaya kita nengok ke sana,” katanya.
Saat dilakukan pengecekan, pintu depan rumah dinas dalam kondisi terkunci, sementara pintu dapur hanya dirapatkan. Setelah dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk di kamar mandi.
Sementara itu, Pamapta II Polresta Samarinda Ipda Yudiansyah membenarkan penemuan jenazah tersebut. Ia mengatakan bersangkutan terakhir kali terlihat pada Jumat dan diduga telah meninggal sekitar tiga hari.
“Almarhum ditemukan dalam posisi duduk di kamar mandi. Jasadnya sudah membengkak dan menghitam,” jelasnya.
Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim Inafis dan PMI ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Editor: Erwin