Insiden yang terjadi pada Kamis (5/2/2026) sore ini mengakibatkan korban mengalami luka berat dan satu orang meninggal dunia setelah terlempar dari kendaraan.
Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Aulia Hadi mengatakan, kecelakaan bermula saat sepeda motor berwarna hitam yang dikendarai oleh korban (16) berboncengan dengan temannya melaju kencang dari arah Samarinda.
“Jadi kondisi jalur di lokasi ini tikungan dan turunan. Pengendara diduga tidak mampu menguasai laju kendaraan dengan kecepatan tinggi sehingga hilang kendali dan menabrak median jalan,” kata Aulia Hadi, Jumat (6/2/2026).
Lanjutnya, benturan keras dengan median jalan membuat kedua remaja tersebut terlempar dari motor. Pihak kepolisian menyayangkan adanya pelanggaran prosedur keselamatan yang dilakukan oleh korban.
Terkait dengan keamanan, satu korban menggunakan helm, sementara satu lainnya tidak menggunakan.
“Keduanya mengalami luka berat dan saat ini satu korban meninggal dunia dan satu korban masih menjalani perawatan di RSUD AM Parikesit Tenggarong. Lokasi ini memang titik Rawan,” ungkapnya.
Iptu Aulia membenarkan kawasan KM 4 Desa Loa Lepu merupakan salah satu titik rawan kecelakaan, Kecepatan tinggi di area tikungan dan turunan sering kali menjadi pemicu utama kecelakaan fatal di jalur tersebut.
Menyikapi keterlibatan anak di bawah umur dalam kecelakaan lalu lintas, dirinya mengimbau kepada para orang tua di Kukar agar lebih bijak dan tegas.
“Untuk orang tua, jika anak belum cukup umur atau belum memiliki SIM, jangan berikan kunci kendaraan,” tegasnya.
Ia juga meminta para pemuda untuk berhenti bersikap ugal-ugalan dan selalu memprioritaskan keselamatan di jalan raya dengan menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap.
Editor: Erwin