Dengan lokasi geografis yang strategis, Kukar menjadi salah satu jalur lintasan narkoba yang menghubungkan antarwilayah hingga pelosok lainnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, Polres Kukar berhasil menggagalkan beberapa kasus peredaran dan menangkap pelaku yang terlibat. Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi menerima informasi bahwa akan ada pengiriman narkoba ke Kukar.
Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan ratusan gram sabu dengan nilai Rp2,1 miliar rupiah. Pihaknya juga menemukan lima poket narkoba yang akan di bawa ke Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Kasat Reserse Narkoba Polres Kukar, AKP Yohanes Bonar Adiguna mengatakan, Kukar bukan hanya menjadi tempat peredaran, namun juga menjadi tempat lintas untuk peredaran narkoba.
“Kukar ini juga menjadi tempat lintas untuk peredaran narkoba ke wilayah pelosok dan kabupaten lainnya,” kata AKP Yohanes Bonar Adiguna, Jumat (23/1/2026).
Fakta saat ini, mayoritas penghuni tahanan didominasi oleh pelaku tindak pidana narkotika. “Hampir 60-70 persen tahanan di Polres Kukar adalah pengedar narkoba. Ini merupakan jumlah tersangka yang paling banyak di Kukar,” ungkapnya.
Pelaku yang diamankan telah dibawa ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak segan-segan melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang terkait dengan peredaran narkoba.
“Alhamdulillah sudah bisa kita amankan, peran masyarakat sangat penting bagi kami untuk memberantas kasus peredaran narkotika di wilayah pelosok Kukar,” tutupnya.
Editor: Erwin