Insiden tersebut terjadi saat korban tengah menunggu pesanan bersama rekan-rekannya di pangkalan ojol yang berada di Jalan Lambung Mangkurat, Gang 9 Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Kamis (15/1/2026) malam tadi.
Informasi yang dihimpun Korankaltim.com di lokasi kejadian, peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 21.45 WITA. Saat itu Andre dan beberapa pengemudi ojol lainnya sedang beristirahat sambil menunggu orderan masuk. Situasi awal di lokasi terpantau aman dan tidak mencurigakan.
Harun, rekan Andre yang berada di tempat kejadian menjelaskan suasana berubah ketika empat pria tak dikenal tiba-tiba datang menghampiri mereka dengan berjalan kaki. Satu dari keempat orang tersebut langsung menyapa Andre dengan nada tinggi.
“Dia langsung menegur Andre dan bilang, ‘kamu masih ingat saya tidak?’ Tapi Andre menjawab tidak kenal dan balik bertanya ada urusan apa,” ujar Harun.
Percakapan tersebut kemudian berkembang menjadi adu mulut. Tanpa peringatan, seorang pelaku mendadak mengeluarkan senjata tajam yang disembunyikan di balik pakaian dan langsung menyerang Andre.
“Andre sempat mencoba menangkis dan menghindari serangan pelaku namun kami tidak berani mendekat untuk menolong karena tiga orang lainnya terus mengancam agar tidak ikut campur,” ujar Harun,
Akibat kejadian itu, Andre mengalami luka robek di telapak tangan kanan, paha kanan, serta betis kanan. Saat warga sekitar mulai berdatangan, keempat pelaku langsung melarikan diri.
Andre kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan motif para pelaku.
Editor: Aspian Nur