Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.20 Wita. Korban dilaporkan terjatuh ke sungai saat hendak menuju kapal Delta Ayu A7 dari kapal Delta Ayu A8. Diduga korban terpeleset, terbentur bagian kapal, lalu jatuh ke perairan Sungai Mahakam.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, mengatakan berdasarkan keterangan saksi, rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun korban dengan cepat tenggelam sehingga tidak berhasil diselamatkan.
“Korban atas nama Khairul saat hendak kembali ke kapalnya terpeleset dan terbentur di kapal Delta Ayu A8 hingga terjatuh ke sungai. Rekannya yang berada di buritan sempat mencoba menolong, namun korban sudah tidak dapat digapai,” ujar Mardi saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (25/12/2025) sore.
Usai kejadian, kapten kapal bersama pihak perusahaan langsung melaporkan insiden tersebut dan meminta bantuan tim SAR. Operasi pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan pada Kamis pagi sekitar pukul 10.30 Wita.
Mardi menjelaskan, pencarian awal dilakukan dengan metode penyisiran permukaan menggunakan alat piser, yakni peralatan modifikasi berbasis kearifan lokal berupa pancingan. Namun pencarian tersebut belum membuahkan hasil.
“Setelah menilai kondisi lapangan dan kedalaman air yang berkisar lima hingga delapan meter, kami memutuskan untuk melakukan penyelaman,” jelasnya.
Upaya penyelaman akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada pukul 16.25 Wita dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 10 meter dari lokasi kejadian perkara.
“Korban ditemukan oleh tim penyelam dan langsung dievakuasi ke permukaan,” kata Mardi.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan resmi dinyatakan ditutup.
Editor: Erwin