Menerima laporan tersebut, personel Pamapta Polresta Samarinda langsung menuju lokasi kejadian. Pamapta 3 Polresta Samarinda, Ipda Riyan Rizki Hidayat, membenarkan adanya laporan dari warga yang menemukan seorang laki-laki dalam kondisi tak bernyawa.
“Laporan tersebut kami langsung tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi dan kami menemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Riyan kepada Korankaltim.com.
Belakangan diketahui pria yang meninggal dunia itu adalah
Muhammad Taufik, seorang karyawan yang bekerja disebuah toko atau swalayan di Kota Samarinda. Menurut keterangan sementara yang dihimpun di lokasi, Taufik tinggal di sebuah rumah kos tidak jauh dari tempat kejadian.
“Untuk informasi yang kami dapat, jenazah laki-laki ini bernama Muhammad Taufik. Ia bekerja sebagai karyawan di sebuah swalayan yang ada di Samarinda. Saat kami datang, almarhum ditemukan dalam posisi seperti sedang tertidur,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian pria tersebut. Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah Taufik
meninggal akibat sakit atau ada unsur kekerasan.
“Untuk sementara kami masih melakukan penyelidikan apakah almarhum meninggal karena sakit atau karena ada tanda-tanda kekerasan. Semua masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Ipda Riyan.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jasad Taufik kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk dilakukan visum lebih lanjut guna memastikan penyebab kematiannya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait kejadian ini dan menunggu hasil pemeriksaan medis serta penyelidikan resmi. Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih terus berjalan dan keterangan resmi lanjutan akan disampaikan setelah hasil visum keluar.
Editor: Aspian Nur