Pasalnya, di kawasan tersebut ditemukan sosok jasad berjenis kelamin pria mengapung di perairan Desa Sepatin. Kapolres Kutai Kartanegara melalui Kasat Polairud AKP Benedict Jaya menjelaskan mereka mayat mengapung itu siang hari tadi.
“Kami menerima laporan dari Nahkoda kapal TB. Laksamana Rabbani yang melihat sesosok mayat terapung di perairan Sepatin. Setelah itu, tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi,” jelas Benedict kepada Korankaltim.com.
Jasad pria itu kemudian dievakuasi oleh tim gabungan dari Satpolairud Polres Kukar, Pos AL Anggana, Markas Unit Patroli Anggana, dan Kapal BKO KP. XII-2019. Setelah tiba di Pelabuhan Anggana langsung dibawa ke RS Abdul Wahab Syahranie Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Akhirnya diketahui kalau jasad tersebut adalah pria berinisial M berusia 33 tahun, warga Desa Kalolo, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan dan kesehariannya adalah karyawan swasta. Pihak keluarga almarhum menolak untuk dilakukan autopsy dan jasad M diterbangkan ke Makassar didampingi istrinya.
“Proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama antara Polairud, Pos AL dan relawan di lapangan. Kami turut berduka cita atas terjadinya peristiwa ini,” tutup Benedict.
Editor: Aspian Nur