Fajar ditemukan Sabtu (25/10/2025) pagi tadi sekitar pukul 10.20 WITA dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 0°28’11”S - 117°09’46”E, atau berjarak sekitar 0,62 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian awal (LKP).
Jasad Fajar langsung dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie Samarinda untuk proses lebih lanjut.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi menjelaskan terkait pencarian sejak pagi tadi yang mana tim sudah melakukan briefing pukul 07.00 WITA sebelum memulai pencarian hari ketiga yang mana diketahui Fajar Tenggelam pada Rabu (23/10/2025) sore lalu.
Penyisiran dilakukan sejauh 3 kilometer ke arah hilir sungai.
“Tim SAR gabungan berupaya maksimal sejak laporan diterima hingga akhirnya berhasil ditemukan dalam radius pencarian yang telah direncanakan,” kata Mardi kepada Korankaltim.com.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan dilanjutkan dengan kesiapsiagaan rutin,” ujar Mardi.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Samarinda, Satpolairud Polresta Samarinda, Koramil Kota Samarinda, Polsek KP3 Pelabuhan Samarinda, BPBD Kota Samarinda, Disdamkar Kota Samarinda, serta relawan dan pihak keluarga almarhum.
Dalam pelaksanaannya, tim memanfaatkan sejumlah alat pendukung SAR seperti Rescue Car, Rubber Boat milik Basarnas dan BPBD, peralatan selam, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, serta perlengkapan medis.
Meski sempat terkendala arus sungai yang deras, upaya terpadu seluruh unsur SAR di lapangan akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya Fajar.
Editor Aspian Nur