Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya yang sedang berkunjung untuk mengantarkan barang ke sang ibu.
Temuan tersebut pun langsung disampaikan kepada Ketua RT 37, lalu diteruskan ke pihak kepolisian.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas Bhabinkamtibmas bersama tim Inafis Polresta Samarinda yang segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Bhabinkamtibmas Sempaja Utara, Aipda Lamsihar Sinaga, mengatakan bahwa dirinya mendapatkan laporan sekitar pagi hari dan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).
“Jadi pertama sekali kami mendapatkan informasi dari Ketua RT 37 Kelurahan Sempaja Utara bahwa ada korban meninggal dunia karena bunuh diri. Setelah kami datang ke TKP, benar ditemukan seorang perempuan sudah meninggal dunia dalam posisi tergantung,” ujar Aipda Lamsihar.
Lanjutnya, korban diketahui pertama kali ditemukan oleh anaknya. Ia tidak tinggal serumah dengan korban, namun datang ke rumah ibunya untuk mengantarkan barang.
Setelah mengetuk pintu beberapa kali tanpa jawaban, Samia mendobrak pintu dan mendapati ibunya sudah tidak bernyawa.
“Yang menemukan korban pertama kali adalah anaknya sendiri. Ia curiga karena pintu tidak dibuka, dan setelah didobrak, korban sudah ditemukan tergantung,” jelas Lamsihar.
Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban mengalami depresi akibat penyakit yang telah lama dideritanya.
“Informasi dari anak korban, ibunya sudah lama sakit dan sudah berobat ke banyak tempat, tapi belum juga sembuh. Diduga karena itu korban mengalami depresi,” tambahnya.
Usai olah TKP, jasad korban dievakuasi oleh tim Inafis Polresta Samarinda ke RSUD Abdul Wahab Syahranie untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Informasi ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun. Bagi anda yang mengalami gejala depresi dengan kecenderungan pemikiran bunuh diri, segera berkonsultasi ke psikolog, psikiater atau klinik kesehatan mental terdekat.
Editor: Erwin