Masih di kawasan yang sama, Jalan PM Noor dan masih melibatkan kendaraan roda dua atau motor dengan kendaraan roda empat atau mobil, seorang ibu meregang nyawa setelah mengalami luka berat dibagian kepala usai motornya bersenggolan dengan mobil, padahal saat itu si ibu sedang membonceng dua anaknya. Si ibu menghembuskan napas terakhir setelah sempat mendapat perawatan intensif di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
Zeini, saksi mata di lokasi kejadian kepada Korankaltim.com menjelaskan, insiden bermula saat sepeda motor si ibu berjalan dalam kecepatan sedang berdekatan dengan sebuah mobil yang mana kedua kendaraan itu datang dari arah Jalan DI Pandjaitan hendak menuju simpang empat Sempaja. Diduga berserempetan dengan bagian belakang mobil, motor ibu tersebut yang ditumpangi dua anaknya oleng dan terjatuh. “Setelah berserempetan, si ibu terjatuh dan kepalanya membentur aspal. Pendarahan cukup parah dan langsung tidak sadarkan diri di lokasi,” ujar Zeini.
Relawan medis dari Griya Mukti Sejahtera (GMS) yang tiba di lokasi setelah mendapat laporan segera memberikan pertolongan pertama termasuk pemberian oksigen, sebelum membawa si ibu ke rumah sakit. Dua anak almarhuham selamat dari kejadian nahas ini dan ikut dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pemeriksaan medis.
“Ketika kami tangani denyut nadinya sudah lemah, karena itu langsung kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujar relawan GMS.
Adapun mobil berwarna putih yang diduga terlibat dalam kecelakaan sempat berhenti sejenak namun kemudian melanjutkan perjalanan meninggalkan lokasi. Hingga saat ini, identitas dan keberadaan pengemudi mobil tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Petugas Unit Lakalantas Polresta Samarinda bersama Polsek Sungai Pinang turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga menghimpun keterangan sejumlah saksi dan mengamankan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi guna mengungkap kronologi kecelakaan tersebut.
Editor: Aspian Nur