Aksi tersebut berlangsung tertib dan kondusif berkat kerja sama semua pihak, termasuk unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah kami apresiasi yang sebesar-besarnya. Terima kasih, dari awal keberangkatan adik-adik mahasiswa dari universitas sampai tiba di depan kantor DPRD ini, semua berjalan baik dan kondusif,” ujarnya.
Dalam pengamanan aksi tersebut, sebanyak 644 personel gabungan TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah dikerahkan. Menurut Kapolres, langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan terjaga tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Aksi mahasiswa sendiri berjalan hingga penandatanganan MoU oleh Ketua DPRD Kukar sebagai bentuk tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan. Setelah itu, massa aksi melanjutkan pergerakan ke Samarinda.
“Alhamdulillah, kegiatan di depan kantor DPRD selesai dengan tertib, dan semua berjalan kondusif,” tuturnya.
Khairul Basyar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kukar serta awak media yang turut berperan menjaga situasi tetap aman.
“Terima kasih kami dari Forkopimda kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kutai Kartanegara, serta media yang membantu menciptakan situasi kondusif dan tenang. Mari sama-sama kita jaga agar kota tercinta ini tetap kondusif,” tutupnya.
Editor: Erwin