Satu orang pria meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut sementara tiga orang lainnya, dua wanita dan satu pria, mengalami luka-luka yang langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS).
Kejadian berawal saat sebuah minibus dengan plat KT 1316 WZ yang diketahui mobil rental atau sewaan dikendarai seorang mahasiswa dari sebuah Perguruan Tinggi (PT) di Kota Tepian bersama temannnya melaju kencang dan diduga hilang kendali menabrak motor yang ada di depannya.
Yusuf, pemuda berusia 22 tahun yang selamat dalam insiden tabrakan beruntun yang dilakukan mobil tersebut saat dimintai keterangan mengaku dirinya sempat ditabrak dari arah belakang di lokasi yang tidak berjauhan dari titik kejadian terparah.
"Saya itu saya mau pulang setelah kerja dari arah Mal Lembuswana tetapi sebelum depan gang Kampus Biru (Widyaa Gama) saya ditabrak," ujar Yusuf kepada Korankaltim.com di lokasi kejadian malam tadi.
Dua motor lainnya yang ditabrak mini bus tersebut sebut Yusuf mengalami kerusakan parah bahkan ada yang sampai meninggal dunia dan berada tepat di depannya dengan posisi yang agak jauh. "Saya sempat terlempar pas ditabrak tapi syukurnya tidak apa-apa, hanya keseleo. Yang saya lihat ada dua korban berada di bawah mobil," jelas Yusuf lagi.
Satu orang yang diketahui adalah wanita selamat sementara satunya seorang pria tewas ditempat dengan berlumuran darah. Yusuf juga menyebutkan, mobil berwarna silver itu diduga melaju sangat kencang dari arah Lembus, sehingga insiden kecelakaan ini tidak bisa terhindarkan lagi. Informasi yang didapatkan media ini, sopir mobil sudah diamankan aparat kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.
Editor: Aspian Nur