Pria berusia 28 tahun yang kesehariannya merupakan Anak Buah Kapal (ABK) itu diketahui hilang di Sungai Mahakam pukul 11.30 WITA siang hari yang saat itu menurut informasi mencoba mengambil peralatan masak berupa tutup wajan yang jatuh ke sungai dari atas Kapal TB BPM 09 yang tengah bersandar. Namun A yang berenang untuk mengambil barang tersebut justru terseret arus sungai yang deras untuk kemudian menghilang.
Dihubungi Korankaltim.com Senin (19/5/2025) hari ini, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kadisdamkar Matan) Kutai Kartanegara Fida Hurasani mengatakan, jasad A ditemukan anggota Tim Damkar yang menyusuri sungai dengan jarak tempuh satu kilometer dari titik lokasi kejadian perkara (LKP) pada pukul 07.20 WITA pagi tadi.
A ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, mengapung tak berbusana yang langsung dievakuasi untuk dikembalikan ke keluarga almarhum. "Setelah dua hari pencarian, A kami temukan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal dirinya terbawa arus," ujar Fida.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di perairan, untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan. “Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati, terutama saat kondisi air sedang pasang seperti sekarang ini,” harap Fida.
Editor: Aspian Nur