Beda halnya kalau ada masalah diselesaikan dengan emosi, pertemanan yang sudah terjalin sulit untuk kembali tersambung. Hal itu yang berlaku antara Amirullah dan Wisang Rinawan.
Kedua pria berusia 33 tahun dan 37 tahun yang sebenarnya berteman itu terlibat pertikaian bahkan penganiayaan hanya karena masalah sepele, meminta nomor WhatsApp (WA).
Peristiwa terjadi Jumat, 14 Maret bulan lalu sekitar pukul 01.00 WITA dini hari di sebuah kafe Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.
Kepada Korankaltim.com Jumat (11/4/2025) hari ini, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kapolsek Samarinda Ulu AKP Wawan Gunawan menjelaskan kronologis kejadian.
Awalnya Amirullah menghubungi Wisang lewat WA dengan maksud meminta nomor ponsel temannya bernama Iwan nmun tidak diberikan oleh Wisang.
Wisang justru meminta Amirullah untuk datang ke sebuah kafe di Jalan Wijaya Kusuma dan saat tiba disana terjadi perselisihan hingga adu mulut antara keduanya. Tak lama Wisang langsung memukul Amirullah menggunakan tangan kosong empat kali ke bagian kepala sebelah kiri. "Karena tidak terima Amirullah melaporkan kejadian itu ke Polsek Samarinda Ulu," kata Wawan.
Anggota opsnal Polsek Samarinda Ulu langsung bergerak begitu mendapat laporan. "Setelah kami lakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti berupa rekaman CCTV serta hasil visum kami langsung mencari pelaku," imbuhnya.
Hampir satu bulan berlalu, Kamis (10/4/2025) pagi kemarin sekitar pukul 09.45 WITA di Kelurahan Sepinggan Kecamatan Balikpapan Selatan Wisang berhasil diamankan.
"Pelaku berhasil kami amankan di Balikpapan, berdasarkan bukti-bukti yang ada," tutup Wawan.
Editor: Aspian Nur