Ketua RT 3 Ariati menjelaskan, dirinya mengetahui adanya kebakaran setelah mendapat informnasi dari warga. Api sudah membumbung tinggi dan terdengar ledakan yang diduga berasal dari tabung gas. Diduga pemilik rumah yang bernama Yayu sedang tidur di dalam rumah ketika kebakaran terjadi.
"Saat itu, api sudah mengepul dan ada suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas. Pemilik rumah kemungkinan tertidur saat kebakaran terjadi," ujar Ariati kepada Korankaltim.com.
Seorang ibu yang sehari-harinya berjualan di areal tersebut, mengalami luka bakar pada tangan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Usman Ali secara terpisah menjelaskan, data sementara kebakaran melanda dua bangunan yakni satu bangunan milik warga dan satu bangunan lainnya terimbas yaitu sebuah toko suku cadang kendaraan hingga lantai dua dan tiga.
"Kami telah menemukan titik api di toko suku cadang tersebut, dan saat ini fokus pemadaman untuk pendinginan," jelas Usman.
Tim pemadam kebakaran mengerahkan petugas dari enam sektor dan unit yang diterjunkan sekitar 12 hingga 15 unit mobil pemadam, dibantu oleh tim Shabara, Pertamina dan relawan.
Kendala utama dalam proses pemadaman, diakui Usman adalah kemacetan di jalan protokol yang cukup padat, mengingat musibah terjadi pada siang hari.
Mengenai penyebab kebakaran dirinya belum mengetahui pasti. Namun, upaya pemadaman terus dilakukan dengan menggunakan oksigen tambahan agar api dapat dijangkau di area dalam bangunan. "Saat ini ibu yang mengalami luka bakar sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit," tutup Usman.
Editor: Aspian Nur