Pasalnya, setelah insiden itu si pengemudi mobil menghilang, melarikan diri dan saat ini jadi buruan polisi.
Hal itu diungkapkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar saat dikonfirmasi Korankaltim.com Kamis (27/2/2025) hari ini.
"Saat ini masih proses penyidikan, mencari identitas pemilik kendaraan juga pengemudinya karena plat kendaraan yang digunakan ternyata palsu," sebut Hendri.
Diketahui mobil Toyota Agya warna kuning dan memuat tujuh jeriken berisi BBM jenis pertalite, yang diletakkan di bagian jok belakang tiba-tiba terbakar usai melakukan pengisian BBM di SPBU Jalan Diponegoro sekitar pukul 21.03 WITA kemarin malam.
Menurut Komandan Regu 3 Posko 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Rudiansyah, setibanya di lokasi, pengemudi mobil tersebut sudah tidak berada di lokasi alias kabur.
"Upaya pemadaman langsung dilakukan, dan setelah api padam, ditemukan tujuh jiriken di jok belakang. Tetapi kondisi mesin mobil saat itu tidak menyala," singkatnya.
Sementara Operator SPBU Abdul Rohman mengatakan saat dirinya sedang melayani pengisian bahan bakar ke mobil tersebut tanpa melakukan pengecekan barcode.
"Emang biasanya tidak dicek, karena sudah langganan dan pengemudinya melakukan pengisian BBM nominal Rp300 Ribu dan saya tidak kenal dengan sopirnya," ujar Rohman.
Editor: Aspian Nur