Itulah yang terjadi pada satu keluarga yang tinggal di Jalan Pelabuhan Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda ini pada Minggu (16/2/2025) pekan lalu sekitar pukul 19.00 WITA malam hari.
Saat dikonfirmasi Korankaltim.com Selasa (25/2/2025) hari ini, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kapolsek Palaran AKP Iswanto menjelaskan laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kemudian langsung ditindaklanjuti.
Semua berawal saat hari kejadian Ischak sedang makan bersama istri, anak serta menantunya bernama Afif. Selesai makan Afif yang berusia 22 tahun meminta izin kepada mertua laki-lakinya itu untuk membawa istrinya yang bernama Siti dan anaknya jalan-jalan. Afif juga menyampaikan permohonan maaf kepada mertunya yang berusia 43 tahun itu karena istrinya tidak bisa membantu ibunya memasak atas perintah dirinya.
Mendengar hal itu Ischak berkata “kenapa kamu melarang anak saya membantu ibunya? Siti itu anak saya, jadi saya berhak menyuruh anak saya membantu ibunya” ujar Ischak saat itu.
Afif menjawab “loh Siti itu istri saya, jadi saya juga berhak melarangnya”, kembali dijawab Ischak “terus kamu tidak terima saya suruh-suruh anak saya”, lalu dijawab si menantu “kalau ngomong sama saya tidak usah tunjuk-tunjuk dan saya memang tidak terima kalau mau ayo selesaikan diluar”. "Saat itu terjadi sahut-sahutan antara korban dan pelaku, karena mereka sama-sama emosi," jelas Iswanto.
Hingga akhirnya usai cekcok mulut Ischak keluar rumah dan Afif langsung memukulnya dibagian pelipis berkali-kali. Mertua perempuan Afif yang juga ibu Siti berusaha melerai namun justru terkena pukulan dari sang menantu. "Terjadi pemukulan terhadap mertua laki-laki di bagian pelipis berulang kali, sampai saat dilerai mertua perempuannya juga terkena pukulan," ucap Iswanto lagi.
Tak terima dengan perbuatan sang menantu, Ischak pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palaran guna di proses lebih lanjut. "Besoknya setelah kejadian dilakukan visum dan pelaku (Afif) langsung kami amankan," tutup Iswanto.
Editor: Aspian Nur