Unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda pun datang untuk membubarkan dan menggagalkan aksi balapan liar tersebut yang berlangsung sekitar pukul 03.04 WITA.
Kaporlesta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasat Lantas Kompol La Ode Prasetyo mengatakan, sejak Senin (10/2/2025) lalu Ops Keselamatan Mahakam 2025 mulai dilaksanakan dan dari sembilan pelanggaran prioritas diantaranya adalah penindakan terhadap balapan liar.
"Dini hari tadi kami mengamankan dua unit sepeda motor, dan dua jokinya yang hendak melakukan balapan liar," kata Prasetyo. "Saat itu anggota kami yang sedang patrol dan mengamankan para pelaku balapan liar sebelum mereka balapan," sambungnya.
Dari keterangan awal, ada dua kelompok bengkel, memanggil joki untuk melakukan aksi balapan liar tersebut. "Satu dari Samarinda sedangkan satu lagi dari Sangatta, Kutai Timur," sebutnya.
Mengenai adanya indikasi taruhan dalam aksi balapan liar tersebut Prasetyo menyebut saat ini masih dilakukan pendalaman. "Masih dikembangkan dan untuk dua joki yang dimankan tentu akan diberikan sanksi sesuai dengan undang undang yang berlaku. Untuk selanjutnya akan dirilis Kapolresta," tutup Prasetyo.
Editor: Aspian Nur