Dialah AD, pria berusia 27 tahun, warga Jalan Lambung Mangkurat Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir yang diamankan korps Bhayangkara karena diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor.
Di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo (eks Jalan KS Tubun), Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (9/1/2025) pagi pekan lalu sekitar pukul 05.00 WITA, AD melihat sepeda motor dengan kunci masih menempel di stop kontaknya.
Motor itu jenis Honda Beat KT 2363 BO warna putih milik Efendy, diparkir disamping rumah bagian belakang. Usai salat subuh, istri Efendy hendak berangkat jualan di pasar tetapi tak menemukan sepeda motor miliknya.
Sang istri pun langsung memberitahukan kepada suaminya dan meski mereka sudah berusaha mencari disekitar rumah tetapi motor tidak ditemukan. Efendy pun akhirnya melapor ke Polsek Samarinda Ulu guna proses lebih lanjut.
"Kami dapat laporan terkait dengan pencurian sepeda motor, kemudian anggota langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta petunjuk dilapangan," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kapolsek Samarinda Ulu AKP Wawan Gunawan saat dikonfirmasi Jumat (17/1/2025) hari ini.
Sepekan setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya motor diketahui dicuri oleh AD dan pria itu langsung diamankan bersama barang bukti di Jalan Perniagaan Kelurahan Bandara Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (16/1/2025) sekitar pukul 20.00 WITA malam hari.
"Setelah kami mendapatkan cukup bukti berupa rekaman CCTV di lokasi pelaku langsung kami amankan bersama barang bukti," ucap Wawan lagi.
Dari hasil interogasi diketahui AD melakukan perbuatannya tersebut lantaran melihat ada kesempatan. "Dia jalan disekitar rumah pemilik motor dan melihat ada sepeda motor yang kuncinya masih menempel, merasa aman langsung dibawa kabur," paparnya.
Motif AD membawa kabur motor milik orang karena tak memiliki uang dan niatnya menggunakan sepeda motor tersebut untuk mencari pekerjaan. "Dia tidak bekerja, dan sepeda motor dia mau gunakan sendiri saja, tidak dijual," tutup Wawan.
Editor: Aspian Nur