Hal ini disampaikan Polres Kukar dalam rilis akhir tahun kepada media Jumat (27/12/2024) hari ini di Tenggarong. Polres Kukar menyampaikan beberapa pencapaian, penanganan serta pengungkapan kasus yang dilakukan sejak Januari hingga Desember 2024 atau dalam 12 bulan.
Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman menyebut beragam kasus sudah mereka tangani dan dibandingkan tahun 2023 lalu, di tahun ini angkanya mengalami kenaikan karena banyaknya laporan dari masyarakat.
Gangguan Kamtibmas ditahun 2024 ini ada 698 kasus dengan penyelesaian sebanyak 614, dibandingkan dengan tahun 2023 berjumlah 646 dan kasus yang diselesaikan sebanyak 582, meningkat 32 kasus atau sekitar 5,4 persen.
“Untuk kasus narkoba tahun 2023 lalu penyelesaian perkara 212 kasus sementara di tahun ini kasus yang diselesaikan ada 222 kasus, ada kenaikan 10 kasus dengan kalkulasi 4,7 persen,” jelas Heri Rusyaman.
Dari bulan Januari hingga Desember narkotika dan obat-obatan terlarang atau narkoba mendominasi yaitu sebanyak sejumlah 222 kasus, pencurian dengan pemberatan (curat) 57 kasus, pencurian biasa 29 kasus, penganiayaan 27 kasus, persetubuhan anak 20 kasus, kejahatan perlindungan anak 16 kasus serta kasus-kasus lainnya yang jumlahnya di bawah 10 kasus.
Ada juga beberapa kasus menonjol yang ditangai selama 12 bulan tersebut, seperti kasus penculikan anak yang dibawa hingga ke Pulau Sulawesi, pembunuhan berencana di Tenggarong Seberang dan juga teror pembakaran sengaja di Kecamatan Tenggarong.
“Kasus yang menyita perhatian masyarakat yaitu seorang wanita asal Samarinda yang ditemukan tak bernyawa di Kecamatan Tenggarong Seberang, itu juga telah kami selesaikan,” tutup Heri.
Editor: Aspian Nur