Kegiatan dihadiri 59 lurah dan Bhabinkamtibmas serta Satgas Pencegahan Saber Pungli Samarinda dengan tujuan memberikan pemahaman terkait dengan tindak pidana korupsi dan carapencegahannya.
Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kanit Tipidkor AKP Abdillah Dalimunthe saat dikonfirmasi Korankaltim.com terkait kegiatan ini.
"Harapannya supaya para pelaksanaan kegiatan (lurah) memiliki bekal pengetahuan dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota, khsusunya di Keluarahan," kata Dalimunthe.
Dalimunthe mengambil contoh program pemerintah yang menjadi unggulan dari wali kota Samarinda yakni Pro Bebaya yang telah berjalan sejak 2022 silam hingga saat ini.
"Program ini kan ditujukan untuk kegiatan setiap RT di Samarinda, disitu mereka diberikan dana yang bersumber dari APBD setiap tahunnya untuk kegiatan. Disitu yang rentan menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan, mengingat sumber daya manusia (SDM) di RT yang belum siap atau memadai. Disatu sisi kegiatan itu banyak belum dipahami masyarakat, tetantang bagaimana mekanisme pelaksanaan serta pelaporannya," papar Dalimunthe.
Dirinya mengajak seluruh lurah dengan didampingi para bhabinkamtibmas, untuk bersinergi melakukan sosialisasi, dalam mengatasi permasalahan tersebut. "Supaya tujuan dari program ini (Probebaya) bisa terbebas dari praktik korupsi," ucapnya.
Kegiatan yang dilaksanakan ini juga mendukung program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, untuk menjadikan Indonesi bersih dan bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Editor: Aspian Nur