Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Sopir minibus Toyota Avanza KT 1862 YD berwarna silver, Asriadi (47) warga Sungai Pinang masih dimintai keterangan oleh Unit Laka Lantas Polresta Samarinda.
1 menit baca146 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Sopir minibus Toyota Avanza KT 1862 YD berwarna silver, Asriadi (47) warga Sungai Pinang masih dimintai keterangan oleh Unit Laka Lantas Polresta Samarinda.
Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Lantas Kompol Creato Sonitehe Gulo saat dihubungi melalui ponselnya.
“Dalam kasus laka ini kami tidak bisa memilah penyidikan ini, jadi kami masih menunggu dari Reskrim dulu, seperti apa penyelidikannya, karena kan ada unsur pidananya,” tuturnya, Rabu (4/12/2024) hari ini.
Ia pastikan, pasca insiden tersebut anggota unit laka langsung mengamankan sopir untuk dimintai keterangan.
“Saat ini sedang kami mintai keterangan, jadi masih proses penyidikan dan penyelidikan,” singkatnya.
Diberitakan Korankaltim.com sebelumnya, mobil yang dikemudikan Asriadi, dengan muatan 11 jerigen berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite penuh mengalami kecelakaan.
Akibatnya satu pemotor mengalami luka-luka, serta satu unit mobil Honda CRV KT 1023 UZ berwarna putih mengalami ringsek, Selasa (3/12/2024) sekitar pukul 15.57 WITA.
Menurut keterangan salah satu karyawan ekspedisi, Yudha Ramadhan (24) mengatakan saat itu dirinya sedang berada di depan ruko, dan salah satu mobil Honda CRV KT 1023 UZ warna putih sedang memuat barang.
Tiba-tiba datang mobil Toyota Avanza KT 1862 YD warna silver menghantam bagian depan mobil CRV, setelah itu menabrak tiang Telkom, hingga terpental ke pinggir jalan.
“Saya saat itu posisi di depan ruko, tiba-tiba mobil datang langsung menabrak mobil yang sedang memuat barang,” katanya saat ditemui di lokasi kejadian hari ini.
“Awalnya itu dia nabrak kios tanaman, kemudian menabrak pengendara motor yang melintas, setelah itu mobil CRV, posisinya parkir lurus, saat ditabrak bergeser,” sambungnya.
Ia menambahkan kejadian tersebut tampak jelas dari rekaman CCTV depan ruko tempat dirinya bekerja.
“Itu laju memang, karena tidak mungkin sampai terbang putar balik, setelah tabrak tiang Telkom,” pungkasnya.
Editor : Erwin






47 kali dibaca

Pusat gempa berada di darat 2 km Barat Kolaka
02 Okt 2026, 18:34:10 WIB • Kedalaman 5 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG