Sebuah truk tronton asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang bermuatan kendaraan alat berat eksavator yang tak mampu melakukan pengereman dengan baik “melibas” tujuh kendaraan di depannya saat hendak menuju Desa Jembayan di Kutai Kartanegara.
Saat itu truk yang datang dari arah Samarinda berada di bagian belakang kendaraan lain dan berada di turunan jalan poros Samarinda menuju Tenggarong Ketika tiba-tiba melaju dengan kencang, menabrak kendaraan lain di depannya.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Lantas Kompol Creato Sonitehe Gulo saat dikonfirmasi Korankaltim.com Kamis (26/9/2024) hari ini menjelaskan terkait insiden itu.
"Laka beruntun itu melibatkan tujuh kendaraan tadi malam, saat ini sudah dalam penanganan, dan anggota sedang melakukan penyidikan dan penyelidikan," kata Gulo saat ditemui di Mapolresta Samarinda.
"Anggota sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta bukti-bukti untuk mencari titik terang penyebab indisen tersebut. Sopir truk sudah diamankan," sambungnya.
Beruntung dalam kecelakaan lalu lintas itu tidak ada korban jiwa, mereka yang mobilnya ditabrak mengalami luka-luka dan kerugian materiil karena kendaraan yang rusak berat. "Tidak ada korban jiwa, hanya luka-luka saja, serta kerugian material," sebut Gulo.
Mengenai informasi kalau truk tronton karena mengalami rem blong, Gulo menegaskan mereka masih akan melakukan proses penyelidikan setelah proses selesai, akan dilakukan gelar perkara.
"Itu kan masih yang tersebar di media, yang jelas kami masih menunggu hasil penyelidikan dulu, membuat kesimpulan untuk gelar perkara, baru bisa disimpulkan kelalalain yang terjadi itu apa," paparnya.
Editor: Aspian Nur