Lupa Kunci Pintu, Remaja 14 Tahun Disetubuhi Tetangga Saat Tidur
3 menit baca704 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM,SAMARINDA – Seorang remaja perempuan di Samarinda disetubuhi tetangganya saat sedang tidur pda Sabtu (31/8/2024) akhir pekan lalu sekitar pukul 13.00 WITA siang hari. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.
Kasus ini terungkap berawal saat orangtua korban baru pulang dari Balikpapan sekitar pukul 20.00 WITA malam hari. Saat masuk melihat ada puntung rokok di depan pintu kamar, hal itu pun membuat orangtua korban curiga dan langsung menanyakan ke sang anak siapa yang merokok, tetapi putrinya itu tidak mau mengaku.
Karena sang anak tak mau mengaku, orangtua korban pun sejenak melupakan soal siapa pemilik puntung rokok tersebut dan saat dirinya hendak tidur sambil memberikan susu anaknya, ia bermaksud mau mengganti sprei, tetapi tidak ada di kasur tersebut.
Akhirnya kembali timbul kecurigaan sang ibu dan mengecek ke keranjang pakaian kotor di dapur, saat dibuka sprei tersebut ternyata terdapat sperma. Sontak itu membuat si ibu terkejut dan langsung menanyakan kepada korban sedang apa dikamar saat itu, tetapi remaja 14 tahun ini tetap tidak mengaku, hingga akhirnya memukul korban dengan gantungan bajur dari plastik, tetapi korban masih enggan bicara, siapa orang yang masuk ke kamar. Si putri mengaku hanya mengatakan hanya melihat sekilas dengan menyebutkan ciri-ciri orang tersebut yakni tinggi, kurus dan hitam.
Tak kehabisan akal, ayah korban pun meminta adik korban untuk menanyakan siapa orang tersebut, akhirnya korban baru mengaku pria tersebut merupakan tetangganya sendiri, yang menyewa rumah orangtuanya.
Akhirnya pada hari Minggu (1/9/2024) orangtua korban menemui pemuda 25 tahun yang menyewa rumah kontrakannya tersebut. Saat itu, pelaku tidak mengakui kalau dia setubuhi anaknya, tetapi hanya mengatakan kalau dia memang masuk rumah itu. Meski pelaku tak mengaku telah menyetubuhi korban, orangtua korban pun berinisiatif menghubungi Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim pada Senin (2/9/2024) dan janjian untuk bertemu.
"Jadi Senin sore itu kami ketemu dengan korban dan orangtuanya dan saya langsung ngomong dari hati ke hati, akhirnya korban mengaku kalau dirinya disetubuhi oleh tetangganya," ungkap Ketua TRC PPA Kaltim Rina Zainun saat ditemui di Polresta Samarinda Jumat (6/9/2024) sore tadi.
Ia pun menceritakan peristiwa terjadi saat orangtua korban pergi ke Balikpapan dan korban hanya tinggal bersama dengan adiknya.
"Sebelum kejadian itu adik korban menangis minta dibelikan jajan, jadi dia keluar dulu beli jajan untuk adiknya, saat pulang lupa mengunci pintu. Terus adiknya minta tidur, dan korban ikut tertidur posisi tertelungkup," terang Rina.
"Dan korban terbangun karena merasa sakit di area sensitifnya, dan ada yang menindih tubuhnya, pas buka mata dia kaget, tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah selesai, pelaku langsung memberikan uang Rp20 ribu ke korban tanpa ada percakapan sama sekali," ungkap Rina lagi.
Pasca mendengar pengakuan korban, orangtua remaja perempuan itu pun dengan didampingi TRC PPA Kaltim, sekitar pukul 17.52 WITA mendatangi Polsek Samarinda Ulu guna membuat laporan.
"Kami langsung laporan dan meminta orangtuanya melengkapi administrasi yang membuktikan anak masih dibawah umur, berupa kartu keluarga (KK), Akta Kelahiran dan KTP pelapor (orangtua korban), termasuk dengan pakaian yang digunakan korban serta sprei saat kejadian persetubuhan," imbuhnya.
Selasa (3/9/2024) pagi korban melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) didampingi TRC PPA dan kepolsiain.
"Setelah itu langsung kembali ke Polsek, dan korban dilakukan BAP pada malam harinya ibu korban yang dimintai keterangan," sebutnya.
Setelah rangakaian penyelikan yang dilakukan oleh keposlian akhirnya Jumat (6/9/2024) hari ini pelaku diamankan di kontrakannya. "Kami diinformasikan dari keposlian, pelaku sudah diamankan sore tadi," tutupnya.
Editor: Aspian Nur










