Peemilik kafe, Bella (28) mengatakan saat awal kebakaran terjadi dia sedang berada di rumah sakit. Tiba-tiba pegawainya mengabarkan bahwa kafe mereka terbakar. "Saya langsung ke lokasi," katanya.
Berdasarkan informasi karyawannya, kebakaran itu akibat percikapan api kompor.
"Karyawan saya nyalakan kompor, awalnya normal saja, gak lama muncul percikan api, dan lama langsung merembet ke dinding. Kebetulan dinding dari kayu," tuturnya.
Upaya pemadaman menggunakan lap basah telah dilakukan tetapi api tetap membesar.
"Terus cari alat pemadam ringan (apar) tidak ketemu. Karena, api sudah besar, mereka keluar menyelamatkan diri," sambungnya.
Ruko itu, kata Bella, ia sewa untuk dijadikan tempat usaha kafe dan ayam goreng. Sementara di lantai atas digunakan untuk tempat tinggal karyawan.
Kabid Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Teguh Setya Wardana mengatakan kebakaran itu menghanguskan dua bangunan, roko dan toko ban.
"Utungnya tidak sampai membakar ban," sebutnya.
Adapun penyebab pasti kebakaran itu masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Editor: Supiansyah