Pengungkapan ini bermula pada Rabu (6/3/2024), Tim Hyena julukan Satresnarkoba Polresta Samarinda mengamankan Teza di Jalan Mayor Jenderal Sutoyo, Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang.
Sebelumnya pelaku memang sudah ditarget, kemudian untuk menangkap pelaku, salah satu petugas menyamar dengan berpura-pura ingin memesan barang haram tersebut yang sebelumnya telah komunikasi dengan pelaku.
Setelah itu akan dilakukan transaksi atau biasa disebut undercover buy (pembelian terselubung), sekitar pukul 20.05 WITA petugas yang menyamar diarahkan pelaku ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya di pinggir jalan.
Tak lama sesampainya di TKP, petugas yang menyamar dihampiri oleh pelaku, dan memberikan narkotika jenis sabu-sabu yang terbalut tisu dalam amplop dengan barat 5,10 gram bruto, saat itulah petugas langsung mengamankan pria tersebut.
Teza tak bisa berkutik, pasca dirinya tertangkap tangan menjual sabu-sabu, dan dari interogasi bahwa kristal putih tersebut milik rekannya Evan yang tinggal di salah satu indekos Jalan Sentosa Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang.
Selanjutnya, petugas pun bergegas menuju alamat yang disebutkan Teza, dan benar saja petugas pun mengamankan Evan bersama seorang wanita bernama Audi di indekos tersebut.
"Saat ditanya petugas pelaku mengakui bahwa barang itu diberikan kepada Teza secara langsung dan Evan dapat barangnya dari Audi," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Resnarkoba Kompol Bambang Suhandoyo saat dikonfirmasi Jumat (8/3/2024) hari ini.
Kemudian ketiga pelaku pun langsung digelandang ke Mapolresta Samarinda guna proses penyelidikan lebih lanjut. "Bisa dibilang ketiga pelaku ini masuk dalam jaringan, tetapi kami masih mendalami diatasnya (bandar), tetapi mereka mengaku tidak tahu, karena pengambilan barang sendiri sistem jejak," ujarnya.
Ditanya berapa lama sudah jaringan ini beroperasi, berdasarkan pengakuan kurang lebih lima bulan belakangan terakhir. "Sekitar lima bulanan, kalau perannya, semua penjual. Dan saat ini kami masih dalami keterangan para pelaku, untuk mencari petunjuk asal barangnya," pungkasnya.
Editor: Maruly Z