Kecurigaan pihak keluarga karena ditemukan bekas lubang dibagian kepala Bertha yang merupakan warga Handil Bakti Palaran tersebut sementara hingga saat ini polisi masih menunggu hasil autopsi.
Untuk lebih memastikan penyebab kematian wanita tersebut Senin (19/2/2024) lalu telah dilakukan autopsi di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie (RSUD AWS).
"Autopsi sudah dilakukan dan saat ini kami masih menunggu hasilnya dari pihak forensik, paling lama dua pekan," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus yang dihubungi melalui ponselnya, Jumat (23/2/2024) sore tadi.
Ditanya soal adanya bekas lubang di bagian kepala almarhumah, pihaknya masih enggan untuk membeberkan. "Kalau itu kami tunggu hasil forensik saja," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, jasad seorang wanita tanpa identitas ditemukan dalam kondisi mulai membusuk di dalam gudang salah satu apotik Jalan Pangeran Hidayatullah.
Beberapa hari sebelum ditemukan tak bernyawa, jasad wanita yang belakangan diketahui bernama Bertha itu datang ke apotik dan meminta izin numpang ke toilet sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Editor: Aspian Nur