Diduga Miliki Penyakit Penyimpangan Seksual, Pemuda 20 Tahun Sodomi Tiga Adiknya
2 menit baca2.554 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Apa yang dilakukan seorang pemuda di Kota Samarinda ini sungguh diluar nalar.
Bukannya menjaga adik-adiknya dari tindak kejahatan, justru si kakak sendiri yang berbuat keji kepada ketiga adiknya tersebut. Pemuda berusia 20 tahun itu melakukan tindak asusila berupa sodomi kepada adiknya yang semuanya laki-laki yang masing-masing berusia 3, 4 dan 6 tahun. Meski berstatus kakak adik namun sejatinya mereka bukan satu ibu. Setelah ayah pelaku menikah, ketiga adiknya itu pun lahir.
Perbuatan asusila ini pun diketahui ibu sambung mereka dan meminta bantuan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim, untuk dilakukan pendampingan.
Jumat (26/1/2024) hari ini ibu korban dengan didampingi TRC PPA mendatangi Polsek Sungai Kunjang untuk membuat laporan resmi. "Awalnya anggota TRC PPA melihat postingan ibunya di Facebook, yang memposting foto seorang pemuda dan mengatakan orang ini manusia cabul dan sedang dicari polisi. kemudian anggota komunikasi dengan orangtuanya dan mereka minta untuk didampingi, makanya laporan hari ini," kata Ketua TRC PPA Kaltim Rina Zainun saat dihubungi melalui ponselnya.
Si kakak dan ketiga adiknya langsung dilakukan Berita Acara Perkara (BAP). "Ini lagi di BAP, termasuk dengan pelaku," katanya.
Si kakak sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Pelaku sudah diamankan sejak tadi malam, terkait kasus pencurian dirumahnya sendiri, orangtua sudah tahu, makanya minta diamankan di Polsek. Makanya, langsung di BAP terkait kasus sodomi," sambungnya.
Terungkapnya perbuatan pelaku tersebut setelah anak korban yang berusia 6 tahun menceritakan kejadian yang menimpanya serta kedua adiknya. "Kakaknya yang usia 6 tahun ini cerita ke ibunya, kalau dirinya telah disodomi, menggunakan jari dan gagang sikat gigi, kemudian pelaku melakukan oral," terangnya.
Perbuatan itu dilakukan terhadap adik-adiknya saat sedang mandi. "Saat mereka mandi dan itu dilakukan sebanyak enam kali, masing-masing korban dua kali. Kalau kejadiannya dua bulan lalu," jelas Rina.
Ada dugaan si pemuda memiliki penyakit penyimpangan seksual yang jadi motif melakukan tindak asusila itu. "Dugaannya seperti, tetapi untuk kelanjutannya, ya dari pihak kepolisian," tutup Rina.
Editor: Aspian Nur










