Remaja itu
memanjat tower pemancar Radio Pemerintah Kabupaten (RPK) di Jalan Stadion Utara Kelurahan Panji tanpa memakai tali pengaman.
Seorang warga yang melihat hal itu menjelaskan melihat remaja tersebut mendekati tower sekitar pukul 16.00 WITA setelah sempat duduk-duduk ditepi tebing.
"Tiba-tiba dia sudah memanjat keatas, sudah dibujuk untuk turun, tapi tetap naik keatas," kata seorang warga.
Tim penyelamat yang terdiri dari berbagai unsur langsung mencoba membujuk remaja perempuan tersebut untuk segera turun.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani yang datang ke lokasi kejadian menjelaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dan mencari solusi penyelamatan dengan berbagai pihak.
"Tetap kami lakukan perundingan serta membujuk dia agar mau turun," ujar Fida.
Alhasil, setelah satu jam lamanya, remaja wanita tersebut bergerak turun kebawah dan disambut tim penyelamat yang secara bersamaan mencoba naik ke atas tower.
Belum diketahui apa penyebab pasti remaja perempuan ini memanjat tower tersebut.
Namun dari beberapa keterangan yang berhasil dihimpun oleh awak media remaja yang diketahui masih duduk di kelas X di sebuah SMA di Kecamatan Tenggarong ini diduga kalut. Hal ini disampaikannya kepada salah satu petugas penyelamat dari Disdamkarmatan Kukar yang naik ke atas tower.
"Dia kalut sehabis menjemput adiknya pulang sekolah, kemudian saat tiba dirumah, hp nya diambil orangtuanya dan ditinggal pergi ke kebun. Hal ini membuat remaja tersebut merasa marah dan kesal," kata seorang petugas Disdamkarmatan Kukar.
Hingga kini remaja tersebut masih menjalani perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut karena pingsan setelah berhasil turun dengan selamat.
Editor Aspian Nur