Remaja laki-laki berusia 13 tahun itu meninggal dunia karena tersengat listrik di area keramba ikan tepi Sungai Mahakam Jalan Bung Tomo RT 13, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang.
Ketua RT 13 Ipan Gajali yang ditemui Korankaltim.com di Polsek Samarinda Seberang menjelaskan, sebelum kejadian FS bermain bersama dengan tiga temannya di pinggir sungai yang sedang surut.
"Dia datang bermain dengan teman-temannya kemudian mau cuci kaki karena habis main lumpur, tapi saat mau berdiri terpegang kabel yang putus dan langsung masuk ke dalam keramba," jelas Ipan.
Keramba tempat FS terjatuh milik adik Ipan dan dirinya yang mengelola. "Kabel itu sudah terpasang dan aktif, terus ada sambungan yang terlepas, kemungkinan akibat gelombang sungai sehingga terlepas dan terpegang FS," sebut Ipan lagi.
Sesaat setelah kejadian FS langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) IA Moeis untuk diberikan pertolongan tetapi setibanya di rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.
Sementara Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Wakapolsek Samarinda Seberang AKP Hambali yang dikonfirmasi terpisah mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Ini masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi," kata Hambali.
Editor: Aspian Nur