Video aktivitas tersebut pun disebar ke media sosial dan jadi perbincangan pada Sabtu (21/10/2023) akhir pekan lalu. Semakin mencurigakan, karena sepeda motor yang masuk keluar SPBU Simpang Pasir tangka BBM-nya tak standar.
Warga juga menunjukkan tempat dimana para pengatap itu memindahkan BBM Pertalite yang berada di Jalan Mangkujenang, tepat di seberang SPBU.
Polsek Palaran pun langsung bergerak cepat, mendatangi SPBU setelah video itu viral, tetapi tidak menemukan para pengetap saat berada di SPBU.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Palaran Kompol Zarma Putra mengatakan Senin (23/10/2023) hari ini sudah mengagendakan pemanggilan terhadap pihak SPBU. "Seharusnya tadi pagi, tetapi karena masih ada giat, makanya sore ini baru akan kami panggil," kata Zarma kepada Korankaltim.com.
Diakuinya, setelah ada laporan tersebut pihak SPBU sudah dimintai keterangan di lokasi. "Tetapi untuk mendalami terkait SOP (Standar Operasional Prosedur) di SPBU,” paparnya.
Soal kemungkinan polisi melakukan pemeriksaan CCTV SPBU terkait aktivitas dari video yang beredar di medsos, Zarma menyebut ada kemungkinan untuk itu. "Nanti akan dilihat apakah perlu atau tidak. Apakah cukup dengan keterangan atau perlu yang lain," tutupnya.
Editor: Aspian Nur