Bayi yang baru berusia tujuh bulan tersebut ditemukan beberapa remaja laki-laki, yang saat itu tengah duduk santai di Taman Tepian Islamic Center.
Dari pantauan di lapangan bayi malang itu terlihat posisi meringkuk, seperti posisi dalam kandungan.
Menurut keterangan salah satu saksi, Renaldi saat itu ia bersama dengan rekan-rekannya, usai olahraga pagi dan kemudian beristirahat sambil menikmati suasana pagi Sungai Mahakam.
Saat mereka sedang asik mengobrol pandangan mereka tertuju pada sosok bayi mungil tersebut. Lantaran penasaran, akhirnya salah satu dari remaja laki-laki itu pun mendekati jasad bayi itu dan benar saja, kemudian diangkat ke turap, dengan menggunakan plastik kresek warna hitam.
"Saya langsung angkat, posisinya itu surut, jadi saya dekatin langsung angkat, pakai plastik," kata remaja 19 tahun itu.
"Kalau jenis kelaminnya kalau gak salah perempuan," sambungnya.
Setelah itu para remaja tersebut langsung melaporkan ke Pos Meranti, kemudian pihak kepolisian dari Satlantas itu pun berkoordinasi dengan Polsek Sungai Kunjang.
"Kami langsung lapor ke pos polisi dekat situ, gak lama datang polisi yang lain," ujar Reynaldi.
Setibanya di lokasi pihak kepolisian dari Polsek Sungai Kunjang dan Unit Inafis Polresta Samarinda langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal. Kemudian, jenazah bayi langsung dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Syahranie (AWS), untuk dilakukan visum dan indentifikasi untuk proses penyelidkan kepolisian.
Editor Aspian Nur