Sebuah warung sembako yang juga berjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite menggunakn pom mini i di pinggir jalan kawasan tersebut dilahap api sekitar pukul 17.10 WITA.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda yang mendapat laporan adanya kejadian itu langsung ke lokasi karena tak jauh dari posko 2.
"Ada warga yang datang melapor terjadi kebakaran di PM Noor. Pantauan dari posko, kami mendengar ada ledakan dua kali kemudian api membesar," jelas Koordinator Lapangan Posko 2 Disdamkar Samarinda Barkani kepada Korankaltim.com petang tadi.
Tim posko 2 dibantu relawan tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. "Karena yang terbakar minyak jadi sulit kami padamkan dengan air biasa, kami memadamkan menggunakan foam atau super busa, api bisa dipadamkan sekitar 15 menit," jelas Barkani lagi.
Dari pantauan di lapangan tampak satu buah dispenser atau pom mini BBM jenis Pertalite yang di dalamnya terdapat dua drum masing-masing berkapasitas 200 liter sudah hangus terbakar.
Yang terbakar disebutnya merupakan warung sembako dan penjualan BBM menggunakan pom mini. “Infonya ada penumpukan minyak dan pertamini," ucap Barkani.
Terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang Kompol Ahmad Abdullah mengatakan mereka juga mendapatkan laporan terkait kebakaran tersebut. "Saat ini pemilik warung sudah diamankan dan dimintai keterangan di polsek," ujar Ahmad.
Terkait dugaan penyebab kebakaran sendiri, pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Pemilik warung jualan bahan sembako termasuk bensin terutama. Sekarang sudah kami lakukan pemasangan garis polisi," ungkapnya.
Editor: Aspian Nur