Pria berusia 37 tahun itu wafat saat membersihkan AC di Jalan Kebahagiaan RT 38, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Samarinda Utara Senin (25/9/2023) siang tadi sekitar pukul 12.00 WITA.
Saat itu Herman sempat mengalami kejang-kejang yang menurut keterangan teman kerja almarhum Alfian, mereka sedang memperbaiki AC di sebuah rumah di tempat tersebut.
"Kami bagi tugas, saya indoor (bagian dalam) dia diluar, saat itu dia sudah selesai, tiba-tiba ibu yang punya rumah teriak “mas itu temannya jatuh, kejang-kejang” saya langsung keluar dan lihat dia sudah dibawah," kata Alfian saat ditemui di lokasi kejadian hari ini.
Awalnya almarhum mengalami kejang diduga tersengat listrik tetapi saat di cek tidak ada kabel-kabel yang beraliran listrik yang bersentuhan dengan Herman. "Saya cek tidak ada kabel-kabel listrik," sebut pemuda 26 tahun itu.
Mengenai kemungkinan almarhum memiliki riwayat sakit Alfian tidak mengetahui pasti, tetapi almarhum sempat mengeluh sakit-sakit di badan. "Pernah ngeluh sakit dibadannya dan sebulan lalu juga dia sakit dua minggu, jadi tidak kerja," sebut Alfian.
Sementara Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Ahmad Abdullah mengatakan dari hasil oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan pada jasad korban, tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. "Dugaan almarhum meninggal karena sakit dan pastinya kami masih akan menunggu hasil visum," kata Abdullah.
Saat ditemukan almarhum sedang dalam pengerjaan service AC. "Iya dia tukang service AC," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur