Remaja 15 Tahun Diduga Sayat Leher Bayi yang Baru Dilahirkan, Polisi Mintai Keterangan Pacarnya
2 menit baca1.024 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Informasi yang membuat heboh masyarakat Kota Samarinda beredar di media sosial.
Dalam unggahan yang beredar Selasa (12/9/2023) hari ini disebutkan ada seorang bayi yang baru dilahirkan disayat dengan benda tajam yang dilakukan ibunya sendiri sekitar pukul 10.00 WITA pagi tadi.
Untuk memastikan informasi yang beredar di medsos Instagram tersebut, awak media mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I.A.Moeis, untuk meminta konfirmasi dan humas rumah sakit tersebutm, Mety Bunga, mengakui adanya bayi dan ibunya yang dilarikan ke rumah sakit pagi tadi.
"Yang jelas untuk kondisi ibu dan bayi sedang dalam perawatan intensif," kata Mety.
"Ibu bayi kondisinya mulai stabil dan sudah sadar, mudahan bisa cepat pulih, bayinya masih dilakukan observasi, kemungkinan nantinya ada penanganan khusus," sambungnya.
Ditanya bagaimana kondisi bayi perempuan tersebut saat dibawa ke rumah sakit dirinya masih enggan berkomentar banyak, tetapi kondisinya sehat dan anggota tubuh lengkap.
"Tapi memang ada bekas sayatan di leher, tetapi kami belum tahu karena apa, karena itu ranah kepolisian," singkatnya.
Terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli mengatakan saat ini ibu dan bayi sudah dalam penanganan di rumah sakit.
"Alhamdulillah perkembangan kondisinya baik ibu dan bayinya, saat ini sedang dirawat intensif," ujar Ary saat ditemui di Mapolresta Samarinda siang tadi.
Ditanya soal kebenaran adanya sayatan di leher si bayi, perwira tiga melati itu mengakui hal itu memang terjadi.
"Iya ada luka sayatan di leher. Keterangan awal kami mintai keterangan dari orangtuanya, termasuk pacar dari si ibu bayi," sebutnya.
"Diduga ibu bayi ini yang menyayat leher bayinya yang baru lahir, tetapi belum diketahui itu disengaja atau tidak, karena si ibu bayi belum bisa dimintai keterangan," ucap Ary lagi.
Ary juga mengungkapkan usia dari ibu bayi tersebut masih dibawah umur yakni 15 tahun dan baru duduk di kelas 1 Sekolah Menengah Atas (SMA), sedangkan pacarnya berusia 18 tahun.
"Orang tua dari ibu bayi ini tidak tahu anaknya hamil dan baru mengetahui saat anaknya mengeluhkan sakit perut, sekitar jam setengah tiga subuh tadi dan meminta obat, kemudian diberikan minyak gosok. Setelah itu ibu bayi pergi ke kamar mandi dan terjadi pendarahan, kemudian melahirkan hingga terdengar suara bayi menangis, disitu ibunya langsung mengecek," ungkapnya.
Orangtuanya langsung membawa ibu dan bayi tersebut ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan. "Saat itu ibunya kaget, kemudian langsung dibawa ke rumah sakit dan kondisinya memang sudah berdarah leher si bayi," papar Ary.
Editor: Aspian Nur










