Lama Ditinggal Istri Menjadi TKW, Motif Wakar SMK Cabuli Bocah Kelas 4 SD di Samarinda
2 menit baca3.857 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Ditinggal istri jadi Tenaga Kerja Wanita (TKW), kakek berusia 71 tahun yang bekerja sebagai wakar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Samarinda mencabuli bocah kelas 4 Sekolah Dasar (SD).
Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Tri Satria Firdaus, saat dikonfirmasi Senin (21/8/2023) hari ini. "Motif pelaku itu dia sudah lama ditinggal istrinya, karena pergi bekerja menjadi TKW, ya mungkin ada hasrat, sehingga melakukan perbuatannya itu," tuturnya.
Dan saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka pasca diamankan Sabtu (19/8/2023) lalu, dengan barang bukti berupa uang Rp30 ribu dan pakaian yang dikenakan korban saat kejadian. "Visum sudah dilakukan dan ini kami masih menunggu hasilnya," sebutnya.
Ditanya sudah berapa saksi yang dimintai keterangan, disebutkannya ada dua orang dimintai keterangan. "Dua orang, ibu kandung korban dan rekan ibu korban yang sama-sama berjualan," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, perbuatan cabul tersebut terjadi pada Sabtu (19/8/2023) sekitar pukul 09.00 WITA yang bertepatan dengan pawai pembangunan. Menurut keterangan aktivis Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kaltim, Rina Zainun yang mendampingi korban mengatakan, berdasarkan pengakuan bocah 10 tahun tersebut, saat itu sedang bermain di lapangan sekolah, pasalnya sang ibu berjualan di area sekolah dan ayahnya mengikuti pawai.
"Saat dia mau datangi ibunya, tiba-tiba si pelaku ini memanggil dan mengajak ngobrol dan tiba-tiba meremas dada korban sambil mengatakan kalau kamu sudah besar, punya pacar nanti kamu diginiiin, terus baring buat ade sambil tangannya memegang area sensitif korban," ungkapnya saat ditemui di Polsek Samarinda Kota usai mendampingi saksi, Minggu (20/8/2023) kemarin.
Setelah melakukan perbuatan tak senonoh itu, kakek 71 tahun ini memberikan uang Rp30 ribu ke korban dan meminta tidak memberitahu apa yang dialaminya kepada orang tuanya. Anak itu ketakutan dan langsung berlari ke tempat ibunya berjualan, sambil memperbaiki celananya yang sempat dilepas oleh pelaku.
Kemudian korban langsung memeluk sang ibu dan itu membuat ibunya bingung. "Ditanyalah sama ibunya, kenapa takut, tiba-tiba anaknya nangis, barulah dia cerita kalau si pelaku sudah mencabuli dia (korban). Ternyata pelaku menyusul korban dari belakang, saat ditanya ibunya, pelaku tidak ngaku, akhirnya menghubungi suaminya yang ikut pawai dan saat tiba, ditanya lagi sama ayahnya baru pelaku ngaku," tutupnya. Pasca kejadian itu, pelaku pun langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Samarinda Kota guna proses lebih lanjut.
Editor: Maruly Zainuddin










