Wanita 69 tahun itu menjadi korban penjambretan saat hendak pulang kerumahnya Minggu (13/8/2023) siang kemarin dan aksi penjambretan itu terekam kamera pengintai atau CCTV dan sempat viral dimedia sosial.
Dalam rekaman CCTV itu terlihat penjambret yang mengenakan jaket bewarna pink berjalan mendatangi Susan yang hendak pulang ke rumah. Pelaku juga saat itu mengenakan helm hitam serta celana levis.
Dengan secepat kilat, tangan penjambret meraih kalung emas milik Susan lalu kabur melarikan diri. Susan juga sempat berteriak meminta pertolongan kepasa warga, namun saat itu pelaku berhasil melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor yang diparkir tak jauh dari rumahnya.
Ditemui dirumah nya, Susan menceritakan kejadian nahas itu terjadi saat ia baru saja pulang belanja dari pasar didekat rumahnya.
Saat didekat rumahnya, Susan melihat pelaku mondar-mandir seperti sedang kebingungan. "Saya tanya, nyari siapa mas?," kata Susan kepada Korankaltim.com Senin (14/8/2023) siang tadi.
Pelaku sempat menyebut sebuah nama, namun Susan tak ingat nama yang dimaksud pelaku. "Saya bilang tidak ada nama itu di sini, tiba-tiba pelaku langsung narik kalung saya," ucapnya.
Susan saat itu sempat berteriak maling, namun karena didekat rumahnya sedang ada acara persiapan perayaan hari kemerdekaan, banyak warga yang tak mendengar teriakan Susan.
Namun satu warga sempat memergoki pelaku. Saat itu, bahkan pelaku sempat terkena pukulan kain tetangganya itu. "Sempat dipukul tetangga saya dibawah situ tapi pelaku tetap kabur dengan motornya," jelas Susan.
Meski telah menjadi korban penjambretan, Susan mengaku enggan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Selain karena telah mengikhlaskan emas miliknya, Susan juga mengaku lupa dengan motor dan nomor plat kendaraan yang digunakan pelaku. "Saya cuma ingat motornya warna hitam. Nomor polisinya saya gak ingat, karena motornya itu diparkir dibawah. Kondisi motornya juga hidup," paparnya.
Ditemui terpisah Ketua RT 6 Haryono mengatakan, kejadian tersebut merupakan kejadian pertama di lingkungan RT-nya. "Kalau jambret ya baru pertama kali ini, kalau maling ada beberapa kali," kata Haryono.
Saat kejadian warga di RT 6 memang tengah berkumpul di Gang Jambu tak jauh dari lokasi kejadian namun saat itu warga tengah melakukan persiapan hari kemerdekaan mencoba sound system, sehingga banyak warga yang tak mendengar teriakan Susan. "Diatas itu memang lagi ngecek soundsystem jadinya kami gak dengar teriakan bu Susan,"ungkapnya.
Pihak RT dalam waktu dekat akan melakukan pemasangan CCTV untuk mencegah kejadian serupa terjadi. "Paling tidak tiga CCTV nanti kami pasang di RT 6," tutup Haryono.
Editor: Aspian Nur