Hal itu diungkapkan Humas Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie (RSUD AWS) dr. Arysia Andhina saat dikonfirmasi Korankaltim.com hari ini. "Kondisinya masih koma dan masih menggunakan ventilator. Tetapi sudah ada respon motoriknya," jelas Arysia.
Biaya perawatan untuk pemuda 28 tahun itu selama di RSUD AWS menurutnya tidak ditanggung oleh BPJS. "Kalau kasus seperti ini tidak ditanggung BPJS, tetapi akan kami usahakan untuk tetap memberikan yang terbaik,"ucapnya.
Untuk nominal perawatan pihak rumah sakit belum bisa membeberkan mengingat Rio masih dalam perawatan. "Kami belum tahu, karena belum ada hitung-hitungan, karena masih perawatan," jelas Arysia.
Diberitakan sebelumnya, Rio yang mengendarai truk boks B 9071 EXR warna putih Rabu (12/7/2023) petang lalu sekitar pukul 17.00 WITA jadi korban pengeroyokan sekelompok anak muda yang mengendarai sepeda motor di Kawasan Tahura Bukit Soeharto.
Hal ini dipicu lantaran satu dari empat pelaku tak terima karena hamper diserempet hingga masuk ke dalam semak-semak. Para pengeroyok masing-masing AR berusia 18 tahun, Kurniawan (25 tahun), MH (17 tahun) dan Safar (21 tahun) langsung mengeroyok Rio, satu diantaranya bahkan memukul bagian kepala dengan batu hingga Rio mengalami koma hingga saat ini.
Keempatnya pun saat ini telah diamankan di Polsek Loa Janan untuk diproses lebih lanjut.
Editor: Aspian Nur