Petugas BNN Gadungan di Samarinda Ditangkap, Pelaku Ternyata Pengguna Sabu dan Gadaikan 30 Kendaraan Milik Rental Mobil
1 menit baca4.872 kali dibaca

1 menit baca4.872 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim mengamankan Reza Yulio pada 30 Juni 2023 lalu sekitar pukul 22.30 WITA di sebuah indekos Jalan Pangeran Antasari, Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Samarinda Ulu.
Pria berusia 30 tahun ini diamankan petugas lantaran mengaku sebagai petugas BNN dan ternyata gadungan.
Pengungkapan kasus ini bermula adanya laporan dari masyarakat, yakni pemilik indekos, bahwa ada seorang petugas BNN menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.
Kemudian, atas laporan tersebut petugas pun melakukan penyelidikan dan ternyata pelaku tersebut bukan petugas BNN dan hanya mengaku-ngaku.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelejen, Kombes Pol Dedi Agustono saat ditemui usai rilis pemusnahan barang bukti pada Kamis (13/7/2023) hari ini.
"Pemilik indekos itu bilang ada Kartu Tanda Anggota (KTA)-nya, kemudian kami gerebek dan menemukan barang bukti satu poket sabu yang belum digunakan bersama dengan alat hisap (bong) serta pipet," tuturnya.
Saat diamankan, pelaku ini baru saja hendak menggunakan barang haram tersebut. "Dia baru mau gunakan, tetapi memang dia ini pengguna berat sabu-sabu," sebutnya.
Tak hanya itu, ternyata selain menggunakan barang haram itu, pelaku juga melakukan penipuan terhadap pemilik rental mobil dengan mengatasnamakan BNN.
"Dia mengaku dari BNN dan KTA itu palsu dia buat sendiri. Jadi ada yang melapor ke kami terkait 30 kendaraan yang disewa, itu dia gadai Rp30-40 juta, hasilnya dia pakai bayar rental dan membeli sabu-sabu," bebernya.
Untuk penipuan itu, pihaknya pun meminta kepada para korban melaporkan ke Polresta Samarinda untuk diproses lebih lanjut. "Ini kan perkara yang berbeda, terkait penipuannya," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG