Korban hilang ditelan Sungai Mahakam saat hendak memperbaiki baling-baling kapal di Jalan Trikora, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, tepatnya di Dermaga PT Segara Timber.
Menurut keterangan Anak Buah Kapal (ABK), Rizali (41) mengatakan, saat itu korban bersama dengan rekannya sesama ABK berada di dalam kapal dan ia sendiri berada di darat untuk mengatur kayu yang akan ditarik. "Jadi, memang korban ini memeriksa baling-baling kapal, takut ada baut yang longgar. Makanya dia nyelam pakai baskom saja, alat tradisional," tuturnya saat ditemui di lokasi kejadian tadi.
"Saat itu ada satu teman yang ngecek, pertama dia (korban) masih muncul ke permukaan dan kedua kalinya tidak muncul, sekitar 15-20 menitan," sambungnya.
Kemudian, dia bersama rekannya yang lain langsung berusaha mencari korban ke sekitar kapal, tetapi hanya menemukan baskom yang mengapung. "Kami berusaha mencari, menyelam ke bawah tapi tidak sampai dalam, karena tidak berani. Korban ini pemilik kapal dan rencana mau narik kayu," tutupnya.
Pasca kejadian itu dirinya bersama warga pun melaporkan kepada pihak Polsek Palaran dan polsek berkoordinasi dengan Polairud serta Basarnas. Tak berselang lama, pihak kepolisian tiba di lokasi dan disusul Basarnas serta relawan untuk melakukan upaya pencarian korban.
Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Efendi mengatakan, pasca menerima laporan itu, pihaknya dibantu tim SAR gabungan langsung menuju ke lokasi dan melakukan upaya pencarian.
"Informasinya korban ini mau memperbaiki baling-baling kapal, memang informasinya sempat ke permukaan saat kedua kali menyelam, tidak muncul-muncul," ungkapnya.
Terkait upaya pencarian sendiri Roqi menyebutkan dengan melakukan pemantauan di sekitar dan pengecekan menggunakan sonar. "Ini kemungkinan indikasi korban masih berada di dasar sungai. Kalau memang ada, pasti ditindaklanjuti dengan penyelaman," bebernya.
Sementara, tim lainnya pun melakukan penyisiran di sekitar lokasi, dikarenakan di sekitar hilangnya korban terdapat banyak batang kayu. "Itu perlu ditelusuri kemungkinan tersangkut di situ (kayu-kayu)," tutupnya. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan tengah melakukan upaya pencarian korban.
Editor: Maruly Zainuddin