Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda Hendra AH menjelaskan terjadinya musibah kebakaran tersebut kepada Korankaltim.com. Disdamkar menurunkan empat posko, dibantu relawan Kota Tepian. "Upaya pemadaman kurang lebih satu jam. Untuk bangunan yang terbakar ada dua rumah, tiga terdampak," ujar Hendra.
Terkait kendala pemadaman pihaknya, mengaku akses jalan masuk ke titik api sempit serta berbukit sehingga mobil tangki tidak bisa masuk, mau tak mau menggunakan selang yang disambung. "Termasuk dengan minim air, itu kendala kami," jelasnya.
Dugaan penyebab kebakaran belum diketahui pasti dan masih dalam penyelidikan kepolisia. "Kami belum tahu, tetapi informasinya orangnya tidak ada di rumah," ucap Hendra.
Sementara Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Tri Satria Firdaus mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan, terkait dugaan kebakaran.
"Keterangan sementara dari saksi di lokasi maupun pemilik rumah, saat kejadian dia sedang memandikan anaknya dan di depan api sudah berkobar, kemudian langsung lari menyelamatkan diri. Penyebabnya masih kami dalami," ujar Satria.
Terkait dengan kerugian material pihaknya masih melakukan pendataan dan terdapat satu unit sepeda motor terbakar. "Motornya tidak sempat diselamatkan, api cepat membesar karena bangunan dari kayu," tutup Satria.
Editor: Aspian Nur